Selasa, 03 April 2012

Mabuk

1.

Dan puisiku adalah kamu
kumpulan kata kata, menepi pada satu rasa,
rindu
lalu ciumi aku

2.

malam telah patah dan halimun membakar lintingan ganja di bibirmu
pesan yang kau titipkan di otak,menjadi gulali yang lembut tertelan
jangan menangis bersama germis, karena asmara bukan kata kata yang berbingkai kertas
..
...
...
rindu selalu berbisik, untuk menagih janji, membakar benih yang kita semai

Padepokan Halimun @7 Oktober 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar