Jumat, 06 April 2012

Tarian Sang Malik

Tarian Sang Malik

oleh Andrie Enrique Ayyas Camarena pada 6 September 2010 pukul 22:26 ·
Tarian Sang Malik


Aku bukan bangsawan dan juragan yang selalu bersulang mahkota
Dan ku bukan bunga-bunga yang siap kau petik dari sayap-sayap tangkaimu
Ku hanya segumpal darah di jantungmu yang berurai air mata
yang selalu kau sumpahi di jalanan para pelacur
penuh makian dan hujatan

tunggu sampai nafasmu kian pupus dalam tawamu
kau akan terbakar dalam gejolak nafsumu
dan darahmu kian pekat mengumpal dan beracun nista
itulah yang ku nanti,
kan ku nikmati tiap jengkal kegilaanmu dalam detak jantungmu
semakin kau gila,
ku semakin suka dan tergila-gila

he..he..he..he...kemarilah para durjana,
aku sudah tak sabar memakan dosa-dosamu
seperti Adam memakan Buah Khuldi di surga
Kesombonganmu tinggal sejarah dan pertanyaan tak berarti
Cintamu pada dunia hanya seaat dan sekejap mata

pintu-pintu keluar tinggal kenangan dalam kematianmu
bumi dan langit akan senang mengutukmu
Kan kuinjak kesombongan  dan hujatanmu
Hitam tetaplah hitam tanpa celah
gelap dalam jurang penyesalan tak bertuan

kau lihat pesta -pesta kami?
mari bergabunglah dengan kami
menyanyikan lagu-lagu sayatan dan rintihan tak berkesudahan
musik-musik kami menghentak jantung nistamu
dan iblispun lari ketakutan

Nyawamu tinggal sekejap,
kenapa masih tertawa dan menyalakan lilin?
bukankah kau sudah mendapatkan sinar terang?
Ikutilah jalan itu kawan,
karena DIA sudah menantimu dengan senyum indahNYA



Padepokan Halimun, 6 September 2010







· · · Bagikan · Hapus

Tidak ada komentar:

Posting Komentar