Puisi Api dan ES
oleh Andrie Enrique Ayyas Camarena pada 8 November 2010 pukul 16:07 ·
Puisi Api dan ES
1.
Awan Panas
Angin sore mengendus-ngendus
berkejaran di bawah langit, yang bercerita tentang awan
yang membawa sayap dari tiang-tiang mentari
menerbangkan debu panas dan dedaunan
yang berwarna kuning kecoklatan
burung-burung bunga kamboja mulai rontok
jatuh melayang-layang di batu nisan
sebagian berlari dengan gusar
dan hanyut menempel di gundukan tanah
lahar merapi berdendang, seperti genderang perang
yang rindu pada suara-suara tak bertuan
bagai dentuman palu godam
yang siap meremukan kepala
dan awan-awan panas yang membakar malam
membuka pori-pori kulit bercampur belerang
air mata yang menetes, tunduk pada tanah
kaki dan tangan berdoa di tengah getaran yang di tikam malam
awan panas menjerat sukma
memabukkan nafas yang diam-diam beranjak pergi
nyawa yang bertandang saat mentari terbit,
mulai tampak punggung di kala senja
dengan mengucap salam santun
bagaikan debu yang menyelinap di daun pisang
tersebar tertiup angin
dan menari-nari di pelupuk mata
bola api yang menyala terus mengutuk
membakar hati yang hitam pekat
hangus penuh luka dan bernanah
awan panas bergeser membakar,
membara di tubuh tanah asal
bergoyang ke kiri dan kanan
berputar menjilati sawah ladang
kemudian menerjang, menghanguskan ilalang
yang tertidur dan tumbuh di kali kuning dan gempol
tarian kematian berjatuhan di sudut-sudut ruang yang terpejam
membakar sarang langit-langit kamar
dan kelambu foto pengantin
yang tergantung di dinding rumah
tapi di sini, Allah mengirimkan rahmatNya
bagai tarian para bidadari surga
yang di bawa oleh anak-anak angin
mereka menyiram bumi dengan kesejukkan
menyuburkan tanaman yang terlelap
sampai di ujung-ujung kaki
untuk semua makhlukNya
yang sering bertanya dan pulang
2.
Salju
: Yasindra ( Ayyas ), anakkku
Nak, ayah sangat mencintaimu
kala malam, saat salju turun
bantal-bantal di ranjang kecilmu mulai tersenyum
yang sering basah dengan air matamu
di kaca jendela yang berembun
dengan bulatan-bulatan kecil untuk ke dua matamu
yang kau lukis di bayangan malam
untuk melihat salju terakhir yang jatuh ke bumi
dari kusen jendela kamar tidur
seperti menanti berabad-abad di pusaran waktu
sebelum udara dingin menerpa ruang hatimu
dan seberkas sinar beku menutup matamu
yang terselimuti butiran salju
di malam yang bersayap kabut
bagaikan bunga es,
tawamu tumbuh di dataran yang membeku
yang terbungkus selendang kutub
tempat kau membenamkan wajah mungilmu
lembut putih dan tak berdebu
kutelusuri bentuk wajah polosmu
yang tertulis pada jejak sejarah di pulau-pulau bersalju
dengan jari-jari tinta, yang tertuang ribuan kali
setiap lembar rambutmu adalah jantungmu
mereka di hiasi dengan bulu-bulu, yang turun beterbangan di hatimu
aku ingat, ketika kau mebuat salju
dari sobekan kertas yang tercabik-cabik
lalu kau lempar ke udara
"lihat , ada salju", katamu
sambil berputar kegirangan
saat jendela di tepian tirai terbuka,
angin malam yang dingin berembus pelan
dan saljumu beterbangan ke udara
dengan tertawa riang,
kau menari-nari mengelilinginya
salju yang cantik,
secantik hatimu yang lembut
yang berkejaran di kakimu
adalah anak-anak salju
pembawa cahaya beku
di bawah bulan purnama
kau berlari menyambut hujan salju, di lautan beku
sambil membawa foto ayah ibu,
yang kau bungkus dengan selendang rindu
salju semakin lebat,
matamu terpejam ketika angin dingin mengacak-acak rambutmu
ketika kau membuka mata,
rembulan di penuhi butiran-butiran salju
yang jatuh dari langit
bayangannya menerpa bulu mata dan hidungmu
bunga-bunga salju mendarat di telapak tanganmu,
lembut empuk, kemudian basah dan mencair
lalu menetes pada keping-keping tanpa kuncup
yang terekam di tiap geliat waktu
kau menatap langit, yang tertutup awan tebal
dengan mulut terbuka dan lidah terjulur
seakan-akan ingin menagkap salju dengan mulutmu
yang selalu berbisik dam mencubit lembut hatimu
* para sahabat silahkan masuk
ada hati yang tak tersekat
Padepokan Halimun, 08 November 2010



1.
Awan Panas
Angin sore mengendus-ngendus
berkejaran di bawah langit, yang bercerita tentang awan
yang membawa sayap dari tiang-tiang mentari
menerbangkan debu panas dan dedaunan
yang berwarna kuning kecoklatan
burung-burung bunga kamboja mulai rontok
jatuh melayang-layang di batu nisan
sebagian berlari dengan gusar
dan hanyut menempel di gundukan tanah
lahar merapi berdendang, seperti genderang perang
yang rindu pada suara-suara tak bertuan
bagai dentuman palu godam
yang siap meremukan kepala
dan awan-awan panas yang membakar malam
membuka pori-pori kulit bercampur belerang
air mata yang menetes, tunduk pada tanah
kaki dan tangan berdoa di tengah getaran yang di tikam malam
awan panas menjerat sukma
memabukkan nafas yang diam-diam beranjak pergi
nyawa yang bertandang saat mentari terbit,
mulai tampak punggung di kala senja
dengan mengucap salam santun
bagaikan debu yang menyelinap di daun pisang
tersebar tertiup angin
dan menari-nari di pelupuk mata
bola api yang menyala terus mengutuk
membakar hati yang hitam pekat
hangus penuh luka dan bernanah
awan panas bergeser membakar,
membara di tubuh tanah asal
bergoyang ke kiri dan kanan
berputar menjilati sawah ladang
kemudian menerjang, menghanguskan ilalang
yang tertidur dan tumbuh di kali kuning dan gempol
tarian kematian berjatuhan di sudut-sudut ruang yang terpejam
membakar sarang langit-langit kamar
dan kelambu foto pengantin
yang tergantung di dinding rumah
tapi di sini, Allah mengirimkan rahmatNya
bagai tarian para bidadari surga
yang di bawa oleh anak-anak angin
mereka menyiram bumi dengan kesejukkan
menyuburkan tanaman yang terlelap
sampai di ujung-ujung kaki
untuk semua makhlukNya
yang sering bertanya dan pulang
2.
Salju
: Yasindra ( Ayyas ), anakkku
Nak, ayah sangat mencintaimu
kala malam, saat salju turun
bantal-bantal di ranjang kecilmu mulai tersenyum
yang sering basah dengan air matamu
di kaca jendela yang berembun
dengan bulatan-bulatan kecil untuk ke dua matamu
yang kau lukis di bayangan malam
untuk melihat salju terakhir yang jatuh ke bumi
dari kusen jendela kamar tidur
seperti menanti berabad-abad di pusaran waktu
sebelum udara dingin menerpa ruang hatimu
dan seberkas sinar beku menutup matamu
yang terselimuti butiran salju
di malam yang bersayap kabut
bagaikan bunga es,
tawamu tumbuh di dataran yang membeku
yang terbungkus selendang kutub
tempat kau membenamkan wajah mungilmu
lembut putih dan tak berdebu
kutelusuri bentuk wajah polosmu
yang tertulis pada jejak sejarah di pulau-pulau bersalju
dengan jari-jari tinta, yang tertuang ribuan kali
setiap lembar rambutmu adalah jantungmu
mereka di hiasi dengan bulu-bulu, yang turun beterbangan di hatimu
aku ingat, ketika kau mebuat salju
dari sobekan kertas yang tercabik-cabik
lalu kau lempar ke udara
"lihat , ada salju", katamu
sambil berputar kegirangan
saat jendela di tepian tirai terbuka,
angin malam yang dingin berembus pelan
dan saljumu beterbangan ke udara
dengan tertawa riang,
kau menari-nari mengelilinginya
salju yang cantik,
secantik hatimu yang lembut
yang berkejaran di kakimu
adalah anak-anak salju
pembawa cahaya beku
di bawah bulan purnama
kau berlari menyambut hujan salju, di lautan beku
sambil membawa foto ayah ibu,
yang kau bungkus dengan selendang rindu
salju semakin lebat,
matamu terpejam ketika angin dingin mengacak-acak rambutmu
ketika kau membuka mata,
rembulan di penuhi butiran-butiran salju
yang jatuh dari langit
bayangannya menerpa bulu mata dan hidungmu
bunga-bunga salju mendarat di telapak tanganmu,
lembut empuk, kemudian basah dan mencair
lalu menetes pada keping-keping tanpa kuncup
yang terekam di tiap geliat waktu
kau menatap langit, yang tertutup awan tebal
dengan mulut terbuka dan lidah terjulur
seakan-akan ingin menagkap salju dengan mulutmu
yang selalu berbisik dam mencubit lembut hatimu
* para sahabat silahkan masuk
ada hati yang tak tersekat
Padepokan Halimun, 08 November 2010
- Andrie Enrique Ayyas Camarena @Dinding :sekalian belajar dengan nafas yang panjang nih,hehehe
biar tidak megap-megap... - Andrie Enrique Ayyas Camarena @Dinding ;hehehehe, ide yang bagus sis..
kamu mau tidak mengajari aku renang?hehehehe - Andrie Enrique Ayyas Camarena @Hanny, Bonny, popie dan Yazid : makasih atas jempolnya ya
salam hangat dan hormat buat kalian semua.. - Dee Wijayanti semoga awan panasnya cpt berlalu yah..nice poem thks ya :)
- Aras Sandi tarian kematian berjatuhan di sudut-sudut ruang yang terpejam
berulang kubaca dan tergetarrrr....wowwwwwwwww........ - Andrie Enrique Ayyas Camarena @Dee :amien sis..
semoga saja begitu.
makasih udah hadir
salam hangat ya - Andrie Enrique Ayyas Camarena @ Mas Aras ;hehehehe, terima kasih Mas
aku juga tergetar nih..
salm hangat dan hormatku untukmu - Andrie Enrique Ayyas Camarena @Maya, Aras, Dee, GG : makasih atas tambahan jempolnya ya..
salam hangat dan hormat buat kalian semuanya. - Bidadarii QoLbhu Abang Andrie...
He he he..
Makacii aja yaa..
Baru pulang kerja nech..
Blum mandii
Coment nya cuma ini ... :)
Salam santun... - Bidadarii QoLbhu Abang Andrie...
He he he..
Makacii aja yaa..
Baru pulang kerja nech..
Blum mandii
Coment nya cuma ini ... :)
Salam santun... - Andrie Enrique Ayyas Camarena @Qolbhu : cepet mandi gehh..
terus istirahat..
kalo mau di temani boleh,hehehehe
salam hangat ya. - Andrie Enrique Ayyas Camarena @Dian :hehehehe, terima kasih sis.
semoga selalu begitu dengan rahmat Allah.
kisah untuk insan yang mengerti, buat kita semua.
makasih udah hadir
salam hangat ya. - Ezzyla Fi jempol dulu bro..
ntar balik lagi..
soalna note ini memikat...
so ntr nak baca ulang lagi..hehhehehe..
met menjalankan ibadah mgrib ea bro..~,*.. - Gloria Gantinamet sore Andrie makasih ya kirimannnya
Sore kelabu bertabur debu menerpa di wajah nan sayu
Kala burungpun tak merasa nyaman dan berlari mencari tempat berteduh
Gumpalan awan-awan bagai jamur raksasa bertebar di langit yang tak lagi membi...Lihat Selengkapnya - S Che HidayatDua puisi, kenapa dijadikan satu?
Kontradiksi
puisi pertama, penuh getir lukiskan duka
puisi kedua, penuh cinta guratkan suka
ah..
...Lihat Selengkapnya - Ksatria Obong Berhadapan Bagai Cermin
Hanya Satu Bayang Tersedu Dalam Tangis
Bayang Lainnya Riang Dengan Senyuman Tersungging
Hmm, Dahsyat Bro
Makasih Yah - Senandung Peri Harpamas padu padan yg sempurna,,,,dua nuansa yg sangat beda,,,,
ada kegetiran,,,dan ada pula keindahan,,,
semua adalah dalam satu genggaman_NYA,,,,
siapa diantara kita yg masih mengingkari,,,,,,,????! - Senandung Peri Harpamas hehehe,,,,,ada yg kulupa,,,kebiasa'an buruk aku,,, ~_~
*mksh ya,,,, ~_~ - Delbin Clyte Benar-benar napas yg panjang bro... :)
- Neogi Arur wuah, nu mau coment apa lagi yah, semakin iri aja deh
hehhe
selalu keren mas
salam hangat. - Tirai Keranda Salju hehe,,,minum dulu oasenya agar tak tersengal dengan api dan es yang bersamaan menciptakan panas dalam
- Ade Maria Aduh panjang sekali...tapi Indah dan syahdu...sangat kontras...haha..ha..betul gak sih...?..maaf saya gak begitu ngerti...terima kasih udah berbagi...
- Andrie Enrique Ayyas Camarena @Dinding Syair :terima kasih atas apresiasinya sis
kehadiranmu membuat hangat berandaku
salam hangat ya. - Andrie Enrique Ayyas Camarena @Ezzyla :hehehehe, terima kasih sis.
silahkan beribadah sholat dulu ya..
makasih atas jempolnya juga,hehehehe
salam hangat ya. - Andrie Enrique Ayyas Camarena@GG :apresiasi yang indah sekali sis
selembut dan seindah hatimu
terima kasih ya.
mentari bersinar terang meski kelabu mengerucut di bingkai awan
...Lihat Selengkapnya - Andrie Enrique Ayyas Camarena @Om Che ; terima kasih atas apresiasinya dan jempolnya ya.
dua puisi sengaja aku jadikan satu untuk menyeimbangkan rasa yang bergejolak di hatiku saat ini tentang merapi,
puisi kedua bisa menyejukkan hatiku, alhamdulillah sekali.
salam hangat dan hormatku untukmu Om. - Andrie Enrique Ayyas Camarena @Anom :hehehe, terima kasih udah hadir bro
bagaikan cermin yang memiliki dua kepribadian ganda
saling bertolak belakang..
salam hangat ya. - Andrie Enrique Ayyas Camarena @Senandung kembara S :terima kasih sis.
sajian yang mempunyai nuasa yang berbeda.
untuk penyeimbang hatiku saja..
salam hangat ya. - Andrie Enrique Ayyas Camarena @Senandung Kembara S : sama-sam sis,
aku terkadang juga sering kelupaan mengucapkan kata-kata itu. - Andrie Enrique Ayyas Camarena @Clyte :hehehehe, tapi udah megap-megap nih.
belajar nafas yang panjang memang butuh waktu yang lama
salam hangat ya. - Andrie Enrique Ayyas Camarena @Nu :hehehehe, komentarmu yang bingung juga keren bro
karyamu juga indah sekali, aku menyukainya.
salam hangat ya. - Andrie Enrique Ayyas Camarena @Salju :hehehehe, oaseku adalah dirimu sis
telaga yang menghangatkan rinduku padamu
salam hangat ya. - Andrie Enrique Ayyas Camarena @Ade ;hehehehe, yak betul sekali Mbak.
sangat kontras dengan hatiku
terima kasih udah hadir Mbak.
salam hangat buat keluarga ya. - Roro Senja Saga YgTerpasung =
waaooow.....kolaborasi sifat yg berbeda yg dituang dng detail.....
mski harus baca 2x..akhirnya,AKU SUKA !!! bagus sobat.......
mksh yach tag nya......... - Andrie Enrique Ayyas Camarena @Senja Saga ;terima kasih sis
kehadiranmu membuat semarak berandaku
kolaborasi yang berbeda kadang-kadang lebih indah juga ya?
terima kasih atas apresiasinya ya..
salam hangat ya. - Andrie Enrique Ayyas Camarena @Senja Saga, Pelangi, Ranting, Ade, Salju, Nu, Clyte, Senandung Kembara, Anom, Om Che, GG, Ezzyla, Dian, Qolbhu, Ariech, Elang, Bidadari Laut, Yang terluka, Susi : terima kasih atas kehadiran jempolnya ya..
semakin membuai hatiku,hehehehe
salam hangat dan hormat buat kalian semua. - Lumput Keling Elka mas, panjang banget ya? hehe
kog bisa segitunya?
biar panjang tapi tak melelahkan..
katakatamu sangat sejuk sekali mas.
wah jadi ngiri aku. hehe - Andrie Enrique Ayyas Camarena @Lumput :aku juga nggak tahu nih bro
koq bisa panjang ya?
hehehehe, terima kasih ya..
salam hangat ya. - Husni Hamisi mas andrie , kutemukan note yang sungguh padat dengan harapanharapan dan impianimpian,
makasih sobatku :), salam buaat ayyas, dia memiliki ayah yang hebat - Andrie Enrique Ayyas Camarena @Husni :hehehehe, terima kasih Mas Husni
semoga harapan dan impian itu masih kita genggam selalu, amien.
salm kembali Mas husni, nanti aku sampaikan
kau juga bisa jadi ayah yang hebat, melebihi aku..hehehehe
salam hangat dan hormat buatmu. - Andrie Enrique Ayyas Camarena @Husni, Rama, Lumput: makasih atas tambahan jempolnya..
salam hangat dan hormat buat kalian semua. - Husni Hamisi hehe, iya mas, aku seorang ayah loh.. si ayyas punya adik lelaki umur setahun di makassar :)
- Ezzyla FiKedua puisi ini punya kisah dan latar yg berbeda tapi tetaplah punya ciri khas tersendiri dari siempunya,,hehehe..,
Dua note ibarat pembanding yg menjelaskan ttg betapa agungnya kebesaran Tuhan
Baik dn buruk dlm karuniaNya,sbagai hambaNya q...Lihat Selengkapnya - Denting Dawai Hati terpaku dentingku membacanya..
bingung mau coment..
tapi I likee....
thanks ya... - Windhu Aksa gemulai pupus terendus
geliat sekarat indah pekat
tercekat....
di indah nikmat
salamku slalu sdr... - Andrie Enrique Ayyas Camarena @Husni :hehehehe, senangnya punya adik baru.
namanya siapa Mas Husni? jadi pengen lihat.
salam dari ayyas ya..
salam kangen. - Andrie Enrique Ayyas Camarena @Ezzyla :apresiasi yang bagus sekali sis.
terima kasih ya,
2 note ini sangat mempengaruhiku, mungkin terlalu banya nonton tv tentang merapi jadi hatiku jadi ikut sedih, salju aku pake sebagai penurun tensi kesedihan hatiku. Jika aku bisa membekukan wedus gembel, mungin akan aku lakukan..
salm hangat darikun sis. - Andrie Enrique Ayyas Camarena @Kembara ;terima kasih sis,
alunannya semoga bisa lebih baik lagi.amien
salam hangat dariku sis. - Andrie Enrique Ayyas Camarena @Aan ;hatiku yang tersekat dengan rasa yang membuncah ya bro.
salam hangat bro - Andrie Enrique Ayyas Camarena @Denting :hehehe, terima kasih.
dentingmu yang terpaku membuatku ikut terpana sis
salam hangat dariku sis. - Andrie Enrique Ayyas Camarena @Agus :terima kasih Mas.
indah memikat seperti dirimu mas.
salm hangat saudaraku - Andrie Enrique Ayyas Camarena @Agus, Aan, Denting, Kembara, Dalasari, Citra : terima kasih atas jempolnya ya.
salam hangat dan hormat buatmu. - Ezzyla FiHmmm aq tahu itulah maksud mu bro..
disinilah letak kesenjangan dirimu dan para saudara2 qt yg lagi ditimpa musibah
walaupun sebenarnya qt ingin membantu qt jg insan biasa yg punya batasan tertentu
bagaimanapun jua semua itu kuasaNya
dan qt...Lihat Selengkapnya - Andrie Enrique Ayyas Camarena @Zy :hehehehe, nggak ada yang terlambat sis
maaf iika aku sering membuatmu repot dengan tagku.
semoga semua kembali menjadi baik lagi di lereng merapi dan semuanya.
dan kau sis, semoga sehat selalu , amien.
terima kasih ya.. - Ezzyla Fi Hahahaha.....ga merepotkan koq bro,
cuma kebetulan kemarin demam..
Gw suka smua tag2 puisina
Amiiin....
Semoga Tuhan kabulkan doa2 qt.
Wasalam..~,*... - Andrie Enrique Ayyas Camarena @Zy :amien
terima kasih sis..hehehe - Andrie Enrique Ayyas Camarena @Ando ;hehehehe, terima kasih bro
salam hangat dariku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar